Menu

Kebutuhan Gizi Seimbang

Kebutuhan Gizi Seimbang

Setiap orang pasti membutuhkan tubuh yang sehat, oleh karena wajib bagi setiap orang untuk memperhatikan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Pada umumnya, ada beberapa faktor yang memengaruhi kualitas kesehatan seseorang. Karena faktor tersebut, antara faktor lain tentang gizi dan kesehatan serta faktor pendidikan dan ekonomi. Kurangnya pengetahuan tentang gizi seimbang akan berdampak buruk bagi kesehatan dan memunculkan masalah gizi, perlu dimasa pertumbuhan yang membutuhkan asupan gizi yang dibutuhkan peralihan dari masa anak-anak ke dewasa. Kekurangan energi akan membutuhkan keseimbangan tubuh negatif,Karena berat badan berkurang dari berat badan tinggi (ideal) Jika terjadi pada bayi dan anak-anak akan menghambat pertumbuhan dan pada orang dewasa menyebabkan penurunan berat badan dan kerusakan jaringan tubuh. Kelebihan energi akan berubah menjadi lemak tubuh. ini berakibat berat badan lebih atau kegemukan. Kegemukan biasanya disebabkan oleh jumlah makan, dalam hal lemak, protein, tetapi juga karena bergerak.

Kebutuhan Gizi Seimbang Pada Remaja

Pada perbedaan kebutuhan, asupan gizi pada anak laki-laki dan perempuan berbeda. Dalam RSCM (2003). Lebih tepatnya laki-laki lebih banyak melakukan aktivitas fisik sehingga membutuhkan energi, sedangkan perempuan memerlukan haid, sangat membutuhkan protein dan zat-zat. Tabel berikut ini

Kebutuhan gizi remaja pada saat relatif besar Karena masih membutuhkan pertumbuhan. Selain itu remaja juga melakukan aktivitas fisik yang lebih tinggi dari usia lainnya. Untuk dapat menentukan standar yang diperlukan zat gizi yang lebih banyak seperti Energi, Protein, Kalsium, Besi, dan Seng (Seng).

Faktor Penyebab Masalah Gizi Remaja

Masa remaja merupakan masa perubahan yang dramatis dalam diri seseorang. Pada usia anak yang relatif terjadi dengan kecepatan yang sama, semakin meningkat saat usia remaja. Usia remaja 10-18 tahun merupakan periode rentan gizi berbagai sebab. Penyebab kurang gizi dapat di jelaskan sebagai berikut:

  • Penyebab Langsung: seperti makanan anak dan penyakit infeksi yang mungkin diderita anak. Penyakit gizi kurang hanya disebabkan makanan, tetapi juga penyakit, anak yang mendapatkan makanan yang baik, tetapi karena penyakit diare atau demam dapat menyebabkan kurang gizi. Demikian juga pada anak yang makanan nya tidak cukup, makan daya tahan tubuh anak akan menurun dan mudah terserang penyakit.
  • Penyebab tidak langsung: Seperti ketahanan pangan di keluarga, pola pengasuhan anak, serta perawatan kesehatan dan kesehatan Lingkungan.
  • Kebiasaan makan yang buruk: Kebiasaan makan tidak sehat yang berpangkal pada kebiasaan makan keluarga yang tidak baik, akan terus terjadi pada usia remaja, mereka makan seadanya tanpa memikirkan kebutuhan akan berbagai zat gizi dan tidak dapat menipiskan zat gizi yang sesuai dengan kesehatan.
  • Pemahaman Gizi yang keliru: Kebutuhan gizi yang tidak terpenuhi, dengan makanan seadanya merupakan penerapan prinsip pemeliharaan gizi yang keliru dan mendukung peningkatan gizi.
  • Kesukaan yang berlebihan terhambat makanan tertentu, Keadaan yang terjadi demikian terkait dengan “mode” yang tengah marak dikalangan remaja.
  • Promisi yang berlebihan melalui media masa, Usia remaja merupakan usia dimana mereka sangat tertarik pada hal-hal baru. Kondisi ini dimanfaatkan oleh sebagian besar pengusaha makanan untuk mempromosikan produk mereka dengan cara yang sangat memengaruhi remaja.
  • Tambahan Produk-Produk makanan baru yang disukai dari negara lain bebas memengaruhi kebiasaan makan para remaja. \

Berbagai gizi pada usia remaja yang sering terjadi. Hal ini dapat terjadi karena banyak faktor salah satunya kekurangan energi dan protein.

BACA JUGA

Kebutuhan Gizi Seimbang   Menu Gizi Seimbang

Zat Zat Gizi  Ruang Lingkup Gizi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *