Menu

Pentingnya Kebutuhan istirahat dan Tidur

Pentingnya Kebutuhan istirahat dan Tidur

Istirahat dan tidur merupakan kebutuhan manusia. Jika hal itu tidak dilakukan maka status kesehatan kurang menjadi kurang optimal.

  1. Kebutuhan Istirahat dan Kebutuhan tidur. Setiap orang untuk mempertahankan status kesehatan pada tingkat yang optimal. Proses tidur dapat memperbaiki berbagai sel dalam tubuh. Hal ini sangat penting bagi orang yang sakit agar lebih cepat pulih, memperbaiki kerusakan pada sel. Jika perlu istirahat dan tidur tersebut cukup, maka akan terkumpul energi yang dapat memulihkan status kesehatan dan menjalankan kegiatan sehari-hari. Selain itu orang yang mengubah biasanya harus istirahat dan tidur lebih dari biasanya. Dengan demikian dapat mengaktifkan, istirahat merupakan sasaran yang tenang, santai tanpa tekanan emosional dan bebas dari kenyamanan. 
  2. Kebutuhan Tidur

Mendefinisikan tidur sebagai kondisi tidak sadar, dimana presepsi reaksi individu terhadap lingkungan menurun atau hilang dan dapat dibangunkan kembali dengan stimulus dan sensori yang cukup. Tempat tidur yang bisa dibagikan tergantung keadaan, relatif tidak sesuai dengan kondisi tanpa kegiatan, namun lebih sesuai dengan situasi yang berulang dengan cirri ada kegiatan yang minimal. Saat tidur seseorang memiliki kesadaran yang bervariasi terhadap proses perubahan fisikologis dan terjadi penurunan respon terhadap rangsangan dari luar. Apa pun yang terjadi pada tidur dengan tanda-tanda aktivitas fisik minimal, tingkat kesadaran bervariasi, terjadi perubahan fisikologis, dan respons penurunan terhadap rangsangan dari luar.

  1. Proses Perubahan Fisikologis Selama Tidur

Tubuh seseorang selam tidur akan mengubah proses fisikologis antara lain terjadi penurunan tekanan darah dan denyut nadi, diatasi pembuluh darah perifer, kadang-kadang terjadi peningkatan aktivitas traktusgstrointestinal reaksi rantai-otot tulang.

  1. Jenis Tidur

Tidur dapat dibagi menjadi dua jenis:

  1. Tidur NREM (Gerakan Mata Norapid) / Tidur Gelombang Lembut

Tidur NREM adalah tidur yang nyaman dan lama. Saat tidur seperti ini, gelombang otak lebih cepat dibandingkan pada orang yang mengerti atau tidak tidur. Tanda-tandanya adalah pemulihan, pemulihan, pemulihan, pemulihan dan pemulihan.

  1. Tidur REM (Gerakan Mata Cepat) berlangsung selama tidur malam selama -20-20 menit atau rata-rata 90 menit. Periode pertama terjadi Selma 80-100 menit, namun jika seseorang sangat lelah, maka awal tidur sengat cepat bahkan jenis tidur ini tidak ada. Tidur ini memiliki ciri antara yang ada dilengkapi dengan mimpi aktif dan lebih sulit di bangunkan.

Usia merupakan salah satu faktor penentu lamanya tidur yang membutuhkan seseorang. Maka semakin lama seseorang semakin banyak waktu yang dibutuhkan untuk tidur, sebaliknya semakin lama semakin mahal semakin lama semakin lama semakin dibutuhkan. Berikut contohnya Bayi menerima 0-1 bulan meminta tidur 14-18 jam perhari, bayi 1-18 bulan meminta tidur 12-14 jam perhari, anak 3 – 6 Tahun waktu tidur yang dibutuhkan sekitar 11 jam perhari, 6-12 tahun masa tidur yang Dibutuhkan sekitar 10 jam per jam,  anak usia 12-18 tahun butuh tidur 8,5 jam per jam, usia 18-40 tahun remaja (rata-rata) rata-rata waktu tidur yang dibutuhkan sekitar 8 jam per hari usia Diperlukan 40 tahun waktu tidur yang dibutuhkan 6-7 jam perhari. Jadi, kalian jangan sampai sampai kebanyakan tidur ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *