Menu

Kebutuhan Nutrisi & Eliminas Bagi Tubuh

Kebutuhan Nutrisi & Eliminasi Bagi Tubuh

Kebutuhan nutrisi bagi tubuh merupakan kebutuhan dasar manusia yang sangat vital. Nutrisi merupakan sumber energi untuk semua aktivitas dalam sistem tubuh. Sumber nutrisi dalam tubuh berasal dari tubuh itu sendiri., Seperti glikogen yang tersedia dalam otot dan hati atau protein dan lemak dalam jaringan dan sumber lain yang berasal dari luar tubuh seperti yang sehari-hari mengkonsumsi manusia. Perubahan dan perkembangan memiliki pemahaman yang sama dengan perubahan yang sama-sama. Meskipun memiliki perbedaan. Lebih memilih perubahan yang melibatkan kuantitas sebagai tantangan fisik yang di tandai dengan semakin kompleks jaringan otot, sistem saraf serta fungsi organ tubuh lainnya dan dapat digunakan.
Meningkatkan ukuran bertambah dan jumlah sel dengan jaringan interseluler bertambah ukuran fisik dan struktur tubuh dalam arti keseluruhan atau keseluruhan. Mengukur badan tinggi, badan tinggi, lingkar kepala dan lingkar atas terhadap umur.

Kebutuhan Eliminasi

Kebutuhan eliminasi terdiri dari kebutuhan eliminasi alvi (berhubungan dengan defekasi) dan kebutuhan eliminasi urin (berhubungan dengan berkemih). Dalam memenuhi kebutuhan eliminasi, sangat diperlukan pengawasan terhadap masalah yang berkaitan dengan kebutuhan eliminasi, seperti obesitas, intenkontitensi, retensi urin, dan lain-lain. Gangguan tersebut dapat dibahas pola aktivitas sehari-hari.
1. Eliminasi Alvi
Eliminasi juga merupakan proses pembuangan atau dikeluarkan dari hasil terdiri dari feses yang berasal dari saluran pencernaan melalui anus. Eliminasi alvi adalah suatu tindakan atau proses mahluk hidup. Proses pembuangan atau hasil pada manusia terdiri dari beberapa kali dalam satu hari atau beberapa kali dalam beberapa hari.Jika terhambat, maka buanglah udara yang terjadi hanya beberapa kali saja dalam satu minggu saja dapat berulang kali dalam satu hari. Gangguan itu terkait dengan gaya hidup, misalnya pada seseorang yang memiliki gaya hidup yang diperlukan atau dibutuhkan pelepasan besar di tempat yang kotor maka akan sulit dalam proses defeksi. Selain itu, pola makan atau jenis makanan yang dapat disesuaikan dapat disesuaikan.
2. Eliminasi urin
Eliminasi urin merupakan salah satu dari proses pertemuan tubuh. Zat yang tidak perlu dikeluarkan melalui paru-paru, kulit ginjal dan pencernaan. Paru-paru mengeluarkan karbondioksida dalam bentuk yang dibentuk selama metabolisme pada jaringan.Hampir semua karbondioksoda dibawa keparu-paru oleh sistem vena dan diekstresikn melalui pernapasan, sementara kulit dikeluarkan udara dan natrium (keringat). Adalah Ginjal merupakan bagian tubuh primer yang mengekstrak kelebihan cairan tubuh, elektrolit, ion-ion, hidrogen dan asam. Eliminasi urin normal tergantung pada seseorang pemasukan cairan dan sirkulasi volume darah, jika salah satu menurun, maka urin meningkat, disamping itu dialihkan urin juga berubah pada orang yang memiliki perubahan pada ginjal, yang terkait dengan peningkatan urin dan persediaan produk sampah di dalam urin .
3. Gangguan pemenuhan eliminasi
Dalam memenuhu kebutuhan eliminasi sangat diperlukan pengawasan terhadap masalah yang berkaitan dengan kebutuhan eliminasi, antara lain obsetipasi, inkontinensia alvi, dan retensi urin.

  • Obstipasi

Obstipasi merupakan kontruksi (sembelit) parah yang diakibatkan oleh terhalang nya pergerakan feses dalam usus. Timbul masalah (defeksi). Namun demikian, karena berbeda tergantung pada penyebabnya, maka konstipasi disebabkan oleh obstuksi usus, sedangkan obstipasi karena ada obstruksi usus.

Obstruksi Intestinal merupakan gangguan dari isi usus, sehingga terjadi penumpukan cairan dan udara di bagian proksimal dari sumbatan tersebut. Karena sumbatan itu, maka terjadi peningkatan tekanan intraluminer dan terjadi gangguan resorbi usus serta peningkatan sekresi usus. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *