Menu

Konsep Gizi Untuk Dewasa

Konsep Gizi Untuk Dewasa

Dalam keadaan normal,tubuh akan mengatur keseimbangan antara energy yang di peroleh dari makanan dengan energy yang diperlukan tubuh guna mempertahankan kelangsungan fungsi tubuh. Pada orang dewasa di mana pertumbuhan tidak lagi terjadi kebutuhan asupan gizi lebih tergantung pada aktivitas fisiknya. Beberapa factor yang mempengaruhi keadaan nutrisi orang dewasa antra lain tinggi badan berat badan dan jenis kelamin factor aktifitas, serta tingkat kesehatan.

Menu seimbang adalah menu yang terdiri dari beranekaragam makanan dalam jumlah dan porsi yang sesuai. Diterapkannya menu seimbang pada orang dewasa yaitu untuk memenuhi kebutuhan gizi guna pemeliharaan dan perbaikan sel-sel tubuh yang rusak. Masalah kekurangan dan kelebihan gizi pada orang dewasa merupakan masalah penting. Karena selain mempunyai risiko mengalami berbagai penyakit, juga dapat mempengaruhi produktivitas kerja.

  • Konsep Gizi Untuk Dewasa

Dewasa merupakan suatu keadaan bergerak maju kearah menuju kesempurnaan. Kesempurnaan tersebut, secara fisik dapat berupa pertumbuhan dan menjadi kuat ukuran yang dimana orang yang telah menuju dewasa tidak lagi bergantung pada orang lai. Pada orang dewasa, ditandai juga dengan kemampuan dalam membuat keputusan dan memandang sesuatu dalam banyak sudut. Adapun cirri-ciri dewasa yang dapat dilihat dari degi psikolognya, yaitu mulai memikirkan masa depan, menentukan karier dan masa usia memasuki dunia pekerjaan. Mempersiapkan keturunan, masa usia yang matang, masa penentuan kehidupan, prestasi kerja dimasyarakat dan masa jaya, serta sudah bisa menikmati hasil perjuangan.

Untuk bisa melewati masa dewasa, orang dewasa tentu membutuhkan asupan gizi yang cukup. Angka kecukupan gizi (AKG) pada orang dewasa disarakan pada usia, pekerjaan,jenis kelamin, dan kondisi khusus, seperti kondisi ibu hamil dan ibu menyusui. Secara rinci, beberapa factor yang mempengaruhi angka kecukupan gizi pada orang dewasa yaitu:

  1. Usia; secara umum, kebutuhan zat gizi pada orang dewasa mencapai 40-50 kal/kg berat badan. Semakin bertambahnya umur, kebutuhan zat gizi seseorang akan relative lebih rendah untuk tiap kg berat badannya.
  2. Aktifitas; kebutuhan zat gizi seseorang ditentukan oleh aktifitas yang dilakukan sehari-hari. Semakin berat aktifitas yang dilakukan, kebutuhan gizi semakin tinggi, terutama energy. Seorang pria dewasa dengan pekerjaan ringan membutuhkan energy sebesar 2800 kalori, sedangkan pada pria dengan pekerjaan berat membutuhkan energy 3600 kalori.
  3. Jenis kelamin ; kebutuhan zat gizi antara laki-laki dan perempuan berbeda, terutatama pada usia dewasa. Perbedaan kebutuhan ini disebabkan oleh komposisi tubuh dan jenis aktifitasnya.
  4. Kondisi khusus (hamil dan menyusui ); selama masa hamil dan menyusui, kebutuhan zat gizi akan meningkat karena metabolisme tubuh meningkat. Selain itu konsumsi makan-makanan juga meningkat untuk diri sendiri.
  5. Kelompok lain; angka kecukupan gizi yang disusun belum mempertimbangkan factor geografi dan ekologi, sehingga perlu ada penyesuaian untuk keadaan demikian, terutama yang menyangkut kebutuhan zat gizi mikro.

Berikut Tabel Batas Ambang IMT

Salah satu cara untuk menilai status gizi orang dewasa adalah dengan menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) atau body mass index (BMI). Dengan menggunakan IMT, kita dapat mengetahui berat badan seseoranguntuk dikategorikan ke dalam normal, kurus, atau gemuk. Penggunaan IMT pada umumny hanya dapat ditetapkan pada orang dewasa yang berumur > 18 tahun hingga 25 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *