Menu

Nutrisi Pada Masa Pra Konsepsi

Nutrisi Pada Masa Pada Masa Pra Konsepsi

Kesehatan ibu hamil kompilasi melahirkan sangat menunjang kelahiran bayi yang sehat. Secara umum gizi yang dapat mendukung kelahiran bayi tanpa komplikasi. Oleh sebab itu penting untuk memperhatikan asupan gizi bagi calon ibu hamil pada masa konsepsi. Periode Pra konsepsi adalah periode selama sebelum kelahiran atau satu bulan sebelum pembuahan (konsepsi) hingga 2-3 bulan setelah pembuahan yang menentukan kualitas kehidupan.

Masa Pra Konsepsi yang mendukung nutrisi yang baik pada calon ibu akan menunjang fungsi yang optimal. Hal ini tentu saja terkait dengan proses pematangan telur, produksi sel telur dengan kualitas serta proses pembuahan yang sempurna. Gizi yang baik juga akan menyiapkan energi cadangan untuk tumbuh kembang janin. Pemenuhan asupan nutrisi yang cukup akan mempengaruhi masa kontrasepsi. Pentingnya masa depan konsepsi (pembuahan) dalam menunjang kesehatan bayi yang dapat dilakukan dengan beberapa cara diubah:

Sebuah. Melengkapi pola makan beragam untuk nutrisi yang seimbang. Hindari makanan siap saji yang tidak sehat pada 6 bulan sebelum kehamilan.

b. Cermati Jumlah Konsumsi makan jadi terhindar dari makan berlebihan.

c. Mengurangi konsumsi makan dengan bahan pengawet. Makanan yang diproduksi sebagai makanan kaleng instan dan minuman dengan bahan dasar kimia merupakan jenis makanan dan minuman yang kurang mendukung dalam proses re-generasi sel tubuh.

d. Melengkapi menu makanan dengan nutrisi penting untuk pembentukan janin. Beberapa nutrisi yang sangat bermanfaat dalam pembentukan janin diantaranya:

  1. Asam Folat. Kandungan asam folat dapat dinikmati di sayuran hijau yang segar, hati sapi, kacang kedelai, buah Alpukat dan buah jeruk. Asam folat sangat baik dikonsumsi selama masa konsepsi hingga trimester pertama untuk pengembangan sistem saraf pusat dan darah janin.
  2. Zat Besi. Kandungan zat di temukan di kuning telur buah, hati sapi sayuran hijau dan daging mentah. Zat besi bermanfaat untuk menyeimbangkan sirkulasi pelepasan sel telur.
  3. Zat Seng. Zat Seng banyak terkandung pada kacang-kacangan, telur, daging dan biji bijian. Zat seng dapat membantu produksi genetika kompilasi pembuahan terjadi.
  4. Kalsium. Lengkapi kebutuhan kalsium dengan mengkonsumsi susu. peran kalsium selama konsepsi yaitu untuk memberikan energi pada sperma untuk bergerak menuju sel telur. Ketika Sperma mencapai ovum maka kalsium akan bertemu pembuahan.

Gizi Pada Masa Kehamilan

Gizi Pada Masa Perkembangan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi perkembangan embrio dan janin. juga kesehatan ibu hamil. Dalam mendapatkan generasi penerus yang sehat dan cerdas, memberikan nutrisi yang tepat untuk wanita pra konsepsi merupakan hal yang sangat penting. Berdasarkan jenis nutrisi mikro yang diperlukan ibu hamil beberapa masalah yang ada di timbulkan jika ibu kekurangan asupan mikro nutrisi antara lain:

  • Zat Besi. Secara umum salah satu faktor penyebab ibu hamil bertambah keguguran adalah krena kekurangan asupan zat yang dikonsumsi selama masa kehamilan.
  • Asam Folat. Kekurangan Asam Folat dapat menciptakan peluang pengeluaran Neural Tube Cacat (NTD), menciptakan peluang kelahiran dini atau prematur, dan badan berat lahir rendah dan menghambat pertumbuhan janin.
  • Kalsium. Pre-eklampsia di masa kehamilan. Pre-eklampsia menyebabkan pelepasan darah.
  • Yodium. Ibu hamil yang kekurangan yodium bisa menghambat perkembangan otak janin dan saraf janin.
  • Omega-3 (Fokus DHA)
  • Kekurangan DHA juga membuat anak rentan terhadap risiko, juga meningkatkan peluang bayi prematur.

Baca Juga Tentang  Perawatan Pra Konsepsi  ,  Kebutuhan Gizi Seimbang  ,  Pengaruh Status Gizi Terhadap Sistem Reproduksi 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *