Menu

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

Apakah anda pernah mengalami atau menyaksikan kecelakaan? Tentu saja, diantara kita pernah menyaksikan nya. Sebab, kecelakaan ini bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Kecelakaan bisa saja terjadi saat naik motor, tabrakan, saat berlari, dan lain-lain.

Sebaiknya, sebelumnya anda perlu mengetahui tahapan-tahapan dalam member pertolongan pertama. Hal ini sangat penting dalam upaya memberikan kesempatan hidup yang lebih besar terhadap korban.

  • Jangan Panik

Sebagai penolong, anda jangan pernah panic. Segera berikan pertolongan dengan cekatan dan tenang supaya korban tidak mengalami hal yang lebih buruk dari semestinya. Jika misalnya kecelakaan yang terjadi bersifat missal, pertolongan harus diutamakan kepada korban dengan cedera ringan, ajaklah untuk membantu dalam memberikan pertolongan terhadap korban yang cedera parah.

  • Pastikan Keadaan Aman Untuk Menolong

Sebelum menolong korban, sebaiknya anda memastikan bahwa lokasi benar-benar aman bagi anda sebagai penolong, orang-orang disekitar lokasi kejadian, dan korban itu sendiri.

  • Jauhkan Korban Dari Kecelakaan Berikutnya

Jauhkan korban dari sumber kecelakaan untuk mencegah terjadinya kecelakaan ulangan yang akan memperparah kondisi korban. Misalnya, saat ada dilokasi longsor, jauhkan dari tempat yang kira-kira akan terjadi longsoran susulan.

  • Pastikan Kondisi Kesadaran Korban

Periksa kesadaran korban dengan cara memanggil namanya jika anda kenal atau berteriak agak keras di dekat telinga korban. Jika tidak ada respon juga, tepuk pundak korban perlahan namun tegas. Berikan rangsangan nyeri, misalnya mencubit bagian telinga korban. Jika korban masih tidak respon, segera panggil bantuan medis dan dilakukan tahap selanjutnya, karena anda masih mempunyai waktu untuk menunggu bantuan medis datang.

  • Berikan Tekanan Pada Datang

Setelah memastikan korban tidak memberi respond dan memanggil bantuan medis, lakukan kompresi dada atau yang biasa  atau yang bisa di kenal RPJ (Resutitasi Jantung Paru-paru). Cara melakukan RJP yang benar adalah dengan membaringkan korban pada permukaan datar dank eras. Adapun langkah-langkah dalam melakukan RPJ pada dewasa adalah sebagai berikut :

  • Berlutut di sampan korban
  • Tentukan posisi kompresi dada dengan menemukan titik tengah pertemuan tulang iga pada dada korban
  • Setelah menemukan titik kompresi, tempatkan tumit tangan anda pada titik tersebut dengan satu tangan lagi di atasnya.
  • Posisikan tangan anda tegak lurus dan jaga agar tetap demikian pada saat melakukan kompresi. Lalu tekan dada korban.
  • Berikan 30 kompresi dada. Lakukan dengan cepat dan pertahankan kecepatannya.
  • Berikan kompresi dengan kedalaman 5 cm.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *