Menu

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

  • Buka Jalan Nafas

Setelah melakukan 30 kompresi buka jalan nafas korban dengan metode head-tilt chin-lift. Tujuannya adalah untuk membuka jalan nafas korban yang tersumbat oleh lidah yang tertarik ke tenggorokan sehingga menutupi jalan nafas.

Caranya adalah sebagai berikut :

  • Letakan telapak tangan anda di dahi korban sementara jari-jari tangan anda yang lain dibawah dagu.
  • Kemudian tekan dahi kebawah sambil angkat dagu ke atas sehingga kepala korban mendongak dan mulut korban terbuka.

 

  • Berikan Nafas Buatan

Setelah jalan nafas terbuka, lanjutkan dengan pemberian 2 kali nafas buatan dari mulut ke mulut. Perhatikan membusung nya dada korban untuk memastikan volume tidal. Volume tidal adalah jumlah udara yang dihirup dan dihembuskan setiap kali bernafas.

Adapun cara memberikan nafas buatan adalah :

  • Pastikan jalan nafas korban masih dalam posisi terbuka dengan metode head-tilt chin-lift
  • Tekan hidung korban untuk memastikan tidak ada udara yang bocor melalui hidung. Ambil nafas dengan normal lalu tempelkan mulut serapat mungkin pada mulut korban dan tiupkan nafas anda melalui mulut.

 

  • Hentikan Pendarahan

Pendarahan yang keluar dari pembuluh darah besar dapat membawa kematian dalam waktu 3-5 menit. Untuk itu, jika terdapat luka dengan intensitas darah yang sangat deras, segera tutup luka dengan menggunakan saputangan atau kain yang bersih. Kalau lokasi luka memungkinkan, letakkan bagian pendarahan lebih tinggi dari bagian tubuh.

  • Perhatikan Tanda-tanda Syok

Korban ditelentangkan dengan bagian kepala lebih rendah dari anggota tubuh lain. Apabila korban muntah-muntah dalam keadaan setengah sadar, telungkupkan dengan letak kepala lebih rendah dari bagian tubuh lainnya. Cara ini juga dilakukan untuk korban-korban yang di khawatirkan akan tersedak muntahan, darah, atau air ke dalam paru-parunya. Apabila penderita mengalami cedera di dada dan penderita mengalami sesak napas, tapi masih sadar, letakkan dalam posisi setengah duduk.

  • Jangan Memindahkan Korban Terburu-buru

Korban tidak boleh dipindahkan dari tempatnya sebelum dapat dipastikan tingkat kecederaan yang dialaminya. Kecuali bila tempat kecelakaan tidak memungkinkan bagi korban. Apabila korban hendak diusung terlebih dahulu, pendarahan harus dihentikan serta tulang-tulang yang patah dibidai. Usahakan supaya kepala korban tetap terlindungi dan jangan sampai saluran pernafasanya tersumbat oleh kotoran atau muntahan.

  • Segera Bawa Korban ke Rumah Sakit

Setelah dilakukan pertolongan pertama, mungkin pertolongan medis segera datang. Jika tidak, segera bawa korban ke sentral pengobatan, puskesmas, atau rumah sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *