Menu

Pertolongan Pertama Pada Keguguran

 Pertolongan Pertama Pada Keguguran

Keguguran dapat didefinisikan sebagai terhentinya kehamilan sebelum janin mampu hidup di luar kandungan pada umur kurang dari 28 minggu. Penyebab keguguran sebagian besar tidak diketahui dan terjadi secara spontan. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan gugur kandungan meliputi sel telur (ovum) yang kurang baik atau spermatozoa yang kurang sempurna. Selain itu keguguran juga dapat di picu oleh adanya cacat pada kromosom atau janin. Keguguran juga bisa terjadi karena faktor janin yang tidak berkembang mengkonsumsi pil kontasepsi  dalam waktu sangat lama, tidak menyadari kehamilan dan lain-lain.

Kenali Gejalanya

Sebelum keguguran terjadi biasanya ada beberapa kondisi yang dapat dirasakan oleh penderita sebagai gejala yang umum terjadi. Gejala-gejala ini dapat dijadikan sebagai penanda ada sesuatu yang tidak beres pada proses kehamilan. Tanda-tanda ini terjadinya keguguran antara lain sebagai berikut.

  • Terjadi Kram atau kejang pada perut

Gejala ini hampir sama dengan kram perut yang terjadi pada saat seorang wanita akan menstruasi. Biasanya kejang perut terjadi secara berulang dalam jangka waktu yang relatip lama. Kejang juga bisa terjadi disekitar daerah panggul.

  • Pendarahan

Pendarahan merupakan tanda keguguran yang paling bisa terjadi. Pendarahan yang terjadi bisa jadi hanya berupa bercak darah yang terjadi dalam waktu lama hingga terjadi pendarahan yang hebat. Bahkan terkadang, ada bagian jaringan yang ikut keluar bersama darah.

  • Rasa Sakit dan Nyeri

Tanda-tanda keguguran yang lain adalah rasa sakit dan nyeri di bagian bawah perut. Rasa sakit dan nyeri ini juga bisa menyerang bagian selangkangan dan terjadi dalam jangka waktu yang lama.

Pertolongan Pertama

Bagai mana cara memberikan pertolongan pertama pada penderita keguguran ?

Berikut adalah beberapa langkah yang mesti dilakukan untuk membantu dan menolong orang yang mengalami keguguran.

  • Pertama-tama, jangan panik segera minta korban untuk menghentikan semua aktivitas yang mungkin tengah ia lakukan.
  • Minta korban melakukan relaksasi atur napasnya dan tenangkan pikirannya. Relaksasi ini bermanfaat untuk mengurangi stress.
  • Katakana pada penderita untuk istirahat total. Hal ini sangat penting untuk di lakukan karena akan dapat memperkecil kemungkinan terjadinya keguguran. Tidak hanya sebagai ¬†tindakan pencegahan, istirahat total juga sangat di perlukan paska kejadian keguguran untuk mencegah terjadinya pendarahan lebih parah. Selain itu cara ini juga bisa menjadi sarana untuk memulihkan tenaga korban.
  • Jika ada sesuatu keluar di vagina simpan di dalam wadah khusus agar dapat di cek oleh dokter.
  • Jika terjadi pendarahan dan berlanjut segera bawa ke unit gawat darurat untuk mendapatkan penanganan medis.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *