Menu

Pertolongan Pertama Pada Overdosis

Pertolongan Pertama Pada Overdosis

Overdosis bisa didefinisikan sebagai kondisi keracunan akibat konsumsi obat berlebihan atau melebihi dosis yang yang bisa di terima tubuh. Terjadinya overdosis sering di kaitkan dengan penggunann heroin yang di campur bersama alkohol, misalnya obat tidur golongan barbiturate, seperti luminal atau obat penenang, seperti valium xanax, magadon/BK dan lain-lain. Pada serangan overdosis penderita biasanya mengalami penurunan kesadaran. Mengapa ? Karen tubuh tidak bisa memberikan toleransi untuk mengatasi zat-zat berlebihan yang terkandung dalam tubuh. Akibatnya penderita bukan hanya tidak sadarkan diri namun bisa juga berujung pada kematian.

Overdosis Penyalahgunaan Obat Secara Umum

Yang dimaksud dengan penyalah gunaan obat di sini adalah penggunaan obat yang melebihi aturan pemakaian. Pada kasus overdosis ini akibat biasanya yang ditimbulkan adalah terjadinya gangguan fisik dan psikologis. Akan tetapi semua ini bergantung pada jenis obat yang di gunakan. Misalnya pada gangguan obat terlarang efek yang timbul dapat menekan sistem saraf pusat dan aktivitas otak. Orang yang tubuhnya di pengaruhi oleh obat menunjukan prilaku ekstrim dari tingkat lambat sampai hiperaktif.

Untuk memberikan pertolongan kepada penderita overdosis adalah beberapa cara yang dapat andal lakukan :

  1. Jika korban tidak bernapas berikan nafas buatan dari mulut ke mulut atau jika perlu pacu jantung kemudian cari pertolongan medis.
  2. Jika korban masih bernafas namun tidak sadarkan diri lapangkan pernapasan penderita dengan melonggarkan pakaian dan sebagainya. Setelah itu baringkan penderita pada posisi yang nyaman kemudian cari pertolongan medis.
  3. Jika korban masih bernapas, sadar dan tidak lemas cari pertolongan medis sambil terus amati korban kalau-kalau terjadi perubahan kondisi secara tiba-tiba.
  4. Jika korban masih bernafas, sadar atau lemas, baringkan korban pada posisi yang nyaman. Setelah itu segera cari pertolongan medis sambil terus amati korban kalau-kalau perubahan kondisi secara tiba-tiba.

Perhatian :

Jangan memberikan minum atau apapun tanpa intruksi medis, sebab cairan justru akan membantu penyerapan obat di dalam tubuh sehingga resiko yang di timbulkan semakin besar. Setelah memberikan pertolongan pertama cari sisa atau wadah obat yang sudah di konsumsi dan berikan kepada petugas medis untuk di analilis lebih lanjut.

Overdosis Alkohol

Selain karena penyalahgunaan obat penggunaan alkohol juga dapat menyebabkan terjadinya overdosis, sebab semua minuman beralkohol mengandung bahan aktif yang bersifat racun yang di sebut etanol. Etanol dapat memperlemah dan menekan aktivitas sistem saraf pusat, yaitu otak dan sumsum tulang belakang, yang berfungsi mengontrol kemampuan psikomotorik seperti kordinasi dan reaksi gerakan tubuh. Reaksi lain yang muncul adalah yang muncul adalah terganggunya aktivitas anggota tubuh seperti berbicara serta berkurangnya pendengaran dan pergerakan mata. Alkohol juga dapat mengurangi tingkat kesadaran prilaku dan control diri.

Mengkonsumsi alkohol akan menimbulkan perasaan senang semu. Alkohol dapat beraksi seperti perangsang tubuh atau stimulant. Akan tetapi sebenarnya alkohol adalah penyebab depresi (depressant). Gejala overdosis alkohol bisa berupa kurangnya kordinasi tubuh, bicara maraca, pernapasan tidak normal, cenderung tidak sadar, mata memerah dan ada kemungkinan koma.

Untuk itu berikut adalah beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk memberikan pertolongan pertama pada penderita overdosis alkohol.

  1. Jika korban tertidur dengan denyut nadi dan pernapasan yang normal, bangunkan dengan cara menguncang-menguncang tubuhnya atau memanggilnya. Untuk kasus seperti ini korban tidak membutuhkan penanganan darurat.
  2. Baringkan korban ditempat yang aman agar tidak melukai dirinya sendiri sambil terus dipantau keadaanya.
  3. Apabila korban tidak sadarkan diri atau tidak dapat di bangunkan dan pernapasannya terlihat tidak normal atau dalam keadaan koma, jaga agar jalur pernapasan nya tetap lancer.
  4. Segera bawa korban kerumah sakit.

 Semoga bermanfaat

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *