Menu

Perubahan Fisiologis Pada Wanita Dewasa

Perubahan Fisiologis Pada Wanita Dewasa

Seiring dengan terus bertambahnya usia manusia, tubuh akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Pertumbuhan dan perkembangan psikologis pada manusia pada umumya terbagi kedalam beberapa cakupan khusus. Beberapa cakupan tersebut biasanya dibagi berdasarkan umur mulai dari masa bayi, anak-anak, remaja, dewasa sampai lansia. Secra umum, segala bentuk fisik, rangka tubuh maupun tinggi dan lebarnya tubuh seseorang dapat menunjukan, sifat kedewasaan pada suatu individu. Walu sering digunakan sebagi ukuran kedewasaan seseorang, tetapi segi fisik belim dapat sepenuhnya menjamin kedewasaan pada diri seseorang.

Masa Dewasa Awal

Masa dewasa adalah masa pencarian kemantapan dan masa produktif yaitu suatu masa yang penuh dengan masalh dan ketegangan emosional, periode social, periode komitmen dan masa ketergantungan, perubahan nilai-nilai kreativitas, dan peyesuaian diri pada pola hidup yang baru. Pada masa awal dewasa motivasi untuk meraih sesuatu yang sangat beras didukung oleh kekuatan fisik yang prima, sehingga ada stereotype yang mengatakan bahwa masa rasio dalam menyelesaikan suatu masalah. Berikut beberapa cirri fisik dewasa awal yaitu:

  1. Efisiensi fisik mencapai puncaknya terutama pada usia 23-27 tahun.
  2. Kemampuan reproduksi mereka berada ditingkat yang paling tinggi pada perempuan menjadi kesuburan yang baik.
  3. Kekuatan tenaga dan motorik mencapai masa puncak.
  4. Kesehtan fisik berada pada keadaan baik.

Masa Dewasa Madya (Middle Adulthood).

Masa dewasa madya berlangsung dari umur 40-60 tahun. Cirri-cirinya yang menyangkut pribadi dan sosisal yaitu masa madya merupakan masa transisi, dimana pria dan wanita meninggalkan cirri-ciri jasmaninya dan prilaku masa dewasanya da n memasuki suatu priode dalam kehidupan dengan cirri-ciri jasmani dan perilaku yang baru. Beberapa cirri fisik dewasa yaitu :

  1. Berat badan bertambah bahu seringkali membentuk bulat, dan terjadi penggemukan seluruh tubuh yang membuat perut kelihatan menojol sehingga membuat seseorang lebih pendek.
  2. Otot menjadi lembek dan mengendur disekitar dagu lengan bagian atas dan perut.
  3. Mulai menurun kekuatan fisik, fungsi motorik dan sensori.
  4. Gangguan pada persendian, tungkai lengan yang membuat mereka sulit berjalan dan memegang benda yang jarang terjadi pada usia muda.
  5. Mulai terjadinya proses menua secara gradul, yaitu terlihat tanda-tanda bawha dirinya mulai tua.
  6. Rambut pada pria mulai jarang menipis, dan terjadi botak pada bagian atas kepala, rambut di hidung, telinga, dan bulu mata menjadi kaku. Sendangkan pada wanita rambut diatas bibir dan dagu bertambah banyak.
  7. Terjadinya perubahan-perubahan seksual.

Dilihat dari aspek perkembangan fisik yang terjadi pada masa awal dewasa mencapai puncaknya dan sekaligus mengalami penurunan selam periode. Beberapa gejala penting dari perkembangan fisik yang terjadi selama masa dewasa, meliputi kesehatan badan, sensor dan perceptual, serta otak.

Kesehatan badan bagi kebanyakan orang dewasa awal masa dewasa ditandai dengan memuncaknya kemampuan dan kesehatan fisik mulai dari sekitar usia 18-25 tahun individu memiliki kekuatan terbesarnya, gerak-gerak reflek mereka sangat cepat.

Perkembangan sensori pada awal dewasa penurunan fungsi penglihatan dan pendenganran mungkin belum kental. Akan tetapi pada masa dewasa tengah perubahan-perubahan dalam penglihatan dan pendengaran merupakan dua perubahan fisik yang sangat menonjol .

Perkembangan Otak. Sel-sel otak akan berangsur angsur berkurang. Akan tetapi perkembangbiakan koneksi neural (Neural conection) khusus bagi orang yang aktif membantu mengatasi sel-sel yang hilang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *